BLOGGER TEMPLATES AND TWITTER BACKGROUNDS

Senin, 18 Mei 2009

Pemilihan umum

Pemilihan Umum (Pemilu) adalah suatu proses di mana para pemilih memilih orang-orang untuk mengisi jabatan-jabatan politik tertentu. Jabatan-jabatan yang disini beraneka-ragam, mulai dari Presiden, wakil rakyat di pelbagai tingkat pemerintahan, sampai kepala desa. Pada konteks yang lebih luas, Pemilu dapat juga berarti proses mengisi jabatan-jabatan seperti ketua OSIS atau ketua kelas, walaupun untuk ini kata 'pemilihan' lebih sering digunakan.Sistem pemilu digunakan adalah asas luber dan jurdil

Dalam Pemilu, para pemilih dalam Pemilu juga disebut konstituen, dan kepada merekalah para peserta Pemilu menawarkan janji-janji dan program-programnya pada masa kampanye. Kampanye dilakukan selama waktu yang telah ditentukan, menjelang hari pemungutan suara.

Setelah pemungutan suara dilakukan, proses penghitungan dimulai. Pemenang Pemilu ditentukan oleh aturan main atau sistem penentuan pemenang yang sebelumnya telah ditetapkan dan disetujui oleh para peserta, dan disosialisasikan ke para pemilih.



Pemilihan umum (pemilu) di Indonesia pada awalnya ditujukan untuk memilih anggota lembaga perwakilan, yaitu DPR, DPRD Provinsi, dan DPRD Kabupaten/Kota. Setelah amandemen keempat UUD 1945 pada 2002, pemilihan presiden dan wakil presiden (pilpres), yang semula dilakukan oleh MPR, disepakati untuk dilakukan langsung oleh rakyat sehingga pilpres pun dimasukkan ke dalam rezim pemilu. Pilpres sebagai bagian dari pemilu diadakan pertama kali pada Pemilu 2004. Pada 2007, berdasarkan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2007, pemilihan kepala daerah dan wakil kepala daerah (pilkada) juga dimasukkan sebagai bagian dari rezim pemilu. Di tengah masyarakat, istilah "pemilu" lebih sering merujuk kepada pemilu legislatif dan pemilu presiden dan wakil presiden yang diadakan setiap 5 tahun sekali.
Asas



Pemilihan umum di Indonesia menganut asas "Luber" yang merupakan singkatan dari "Langsung, Umum, Bebas dan Rahasia". Asal "Luber" sudah ada sejak zaman Orde Baru. Langsung berarti pemilih diharuskan memberikan suaranya secara langsung dan tidak boleh diwakikan. Umum berarti pemilihan umum dapat diikuti seluruh warga negara yang sudah memiliki hak menggunakan suara. Bebas berarti pemilih diharuskan memberikan suaranya tanpa ada paksaan dari pihak manapun, kemudian Rahasia berarti suara yang diberikan oleh pemilih bersifat rahasia hanya diketahui oleh si pemilih itu sendiri.

Kemudian di era reformasi berkembang pula asas "Jurdil" yang merupakan singkatan dari "Jujur dan Adil". Asas jujur mengandung arti bahwa pemilihan umum harus dilaksanakan sesuai dengan aturan untuk memastikan bahwa setiap warga negara yang memiliki hak dapat memilih sesuai dengan kehendaknya dan setiap suara pemilih memiliki nilai yang sama untuk menentukan wakil rakyat yang akan terpilih. Asas adil adalah perlakuan yang sama terhadap peserta pemilu dan pemilih, tanpa ada pengistimewaan ataupun diskriminasi terhadap peserta atau pemilih tertentu. Asas jujur dan adil mengikat tidak hanya kepada pemilih ataupun peserta pemilu, tetapi juga penyelenggara pemilu.

[sunting] Pemilihan Umum Anggota DPR, DPD, dan DPRD

Sepanjang sejarah Republik Indonesia, telah terjadi 9 kali pemilu anggota DPR, DPD, dan DPRD, yaitu pada tahun 1955, 1971, 1977, 1982, 1987, 1992, 1997, 1999, 2004, dan 2009 (pemilu legislatif).

[sunting] Pemilu 1955

Pemilu pertama dilangsungkan pada tahun 1955 dan bertujuan untuk memilih anggota-anggota DPR dan Konstituante. Pemilu ini seringkali disebut dengan Pemilu 1955, dan dipersiapkan di bawah pemerintahan Perdana Menteri Ali Sastroamidjojo. Namun, Ali Sastroamidjojo mengundurkan diri dan pada saat pemungutan suara, kepala pemerintahan telah dipegang oleh Perdana Menteri Burhanuddin Harahap.

Sesuai tujuannya, Pemilu 1955 ini dibagi menjadi dua tahap, yaitu:

* Tahap pertama adalah Pemilu untuk memilih anggota DPR. Tahap ini diselenggarakan pada tanggal 29 September 1955, dan diikuti oleh 29 partai politik dan individu,
* Tahap kedua adalah Pemilu untuk memilih anggota Konstituante. Tahap ini diselenggarakan pada tanggal 15 Desember 1955.

Lima besar dalam Pemilu ini adalah Partai Nasional Indonesia, Masyumi, Nahdlatul Ulama, Partai Komunis Indonesia, dan Partai Syarikat Islam Indonesia.

[sunting] Pemilu 1971

!Artikel utama untuk bagian ini adalah: Pemilihan Umum Anggota DPR dan DPRD Indonesia 1971

Pemilu berikutnya diselenggarakan pada tahun 1971, tepatnya pada tanggal 5 Juli 1971. Pemilu ini adalah Pemilu pertama setelah orde baru, dan diikuti oleh 10 partai politik.

Lima besar dalam Pemilu ini adalah Golongan Karya, Nahdlatul Ulama, Parmusi, Partai Nasional Indonesia, dan Partai Syarikat Islam Indonesia.

Pada tahun 1975, melalui Undang-Undang Nomor 3 Tahun 1975 tentang Partai Politik dan Golkar, diadakanlah fusi (penggabungan) partai-partai politik, menjadi hanya dua partai politik (yaitu Partai Persatuan Pembangunan dan Partai Demokrasi Indonesia) dan satu Golongan Karya.

[sunting] Pemilu 1977-1997

!Artikel utama untuk bagian ini adalah: Pemilihan Umum Anggota DPR dan DPRD Indonesia 1977
!Artikel utama untuk bagian ini adalah: Pemilihan Umum Anggota DPR dan DPRD Indonesia 1982
!Artikel utama untuk bagian ini adalah: Pemilihan Umum Anggota DPR dan DPRD Indonesia 1987
!Artikel utama untuk bagian ini adalah: Pemilihan Umum Anggota DPR dan DPRD Indonesia 1992
!Artikel utama untuk bagian ini adalah: Pemilihan Umum Anggota DPR dan DPRD Indonesia 1997

Pemilu-Pemilu berikutnya dilangsungkan pada tahun 1977, 1982, 1987, 1992, dan 1997. Pemilu-Pemilu ini diselenggarakan dibawah pemerintahan Presiden Soeharto. Pemilu-Pemilu ini seringkali disebut dengan "Pemilu Orde Baru". Sesuai peraturan Fusi Partai Politik tahun 1975, Pemilu-Pemilu tersebut hanya diikuti dua partai politik dan satu Golongan Karya. Pemilu-Pemilu tersebut kesemuanya dimenangkan oleh Golongan Karya.

[sunting] Pemilu 1999

!Artikel utama untuk bagian ini adalah: Pemilihan Umum Anggota DPR dan DPRD Indonesia 1999

Pemilu berikutnya, sekaligus Pemilu pertama setelah runtuhnya orde baru, yaitu Pemilu 1999 dilangsungkan pada tahun 1999 (tepatnya pada tanggal 7 Juni 1999) di bawah pemerintahan Presiden BJ Habibie dan diikuti oleh 48 partai politik.

Lima besar Pemilu 1999 adalah Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Partai Golkar, Partai Persatuan Pembangunan, Partai Kebangkitan Bangsa, dan Partai Amanat Nasional.

Walaupun Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan meraih suara terbanyak (dengan perolehan suara sekitar 35 persen), yang diangkat menjadi presiden bukanlah calon dari partai itu, yaitu Megawati Soekarnoputri, melainkan dari Partai Kebangkitan Bangsa, yaitu Abdurrahman Wahid (Pada saat itu, Megawati hanya menjadi calon presiden). Hal ini dimungkinkan untuk terjadi karena Pemilu 1999 hanya bertujuan untuk memilih anggota MPR, DPR, dan DPRD, sementara pemilihan presiden dan wakilnya dilakukan oleh anggota MPR.

[sunting] Pemilu 2004

!Artikel utama untuk bagian ini adalah: Pemilihan Umum Anggota DPR, DPD, dan DPRD Indonesia 2004

Pada Pemilu 2004, selain memilih anggota DPR, DPRD Provinsi, dan DPRD Kabupaten/Kota, rakyat juga dapat memilih anggota DPD, suatu lembaga perwakilan baru yang ditujukan untuk mewakili kepentingan daerah.

[sunting] Pemilu 2009

!Artikel utama untuk bagian ini adalah: Pemilihan Umum Anggota DPR, DPD, dan DPRD Indonesia 2009

[sunting] Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden

Pemilihan umum presiden dan wakil presiden (pilpres) pertama kali diadakan dalam Pemilu 2004.

[sunting] Pemilu 2004

!Artikel utama untuk bagian ini adalah: Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden Indonesia 2004

Pemilu 2004 merupakan pemilu pertama di mana para peserta dapat memilih langsung presiden dan wakil presiden pilihan mereka. Pemenang pilpres 2004 adalah Susilo Bambang Yudhoyono. Pilpres ini dilangsungkan dalam dua putaran, karena tidak ada pasangan calon yang berhasil mendapatkan suara lebih dari 50%. Putaran kedua digunakan untuk memilih presiden yang diwarnai persaingan antara Yudhoyono dan Megawati yang akhirnya dimenangi oleh pasangan Yudhoyono-Jusuf Kalla.

Pergantian kekuasaan berlangsung mulus dan merupakan sejarah bagi Indonesia yang belum pernah mengalami pergantian kekuasaan tanpa huru-hara. Satu-satunya cacat pada pergantian kekuasaan ini adalah tidak hadirnya Megawati pada upacara pelantikan Yudhoyono sebagai presiden.

[sunting] Pemilu 2009

!Artikel utama untuk bagian ini adalah: Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden Indonesia 2009

Pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden diusulkan oleh partai politik atau gabungan partai politik peserta Pemilihan Umum Anggota Dewan Perwakilan Rakyat 2009. Pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden yang mendapatkan suara lebih dari 50% dari jumlah suara dalam pemilihan umum dengan sedikitnya 20% suara di setiap provinsi yang tersebar di lebih dari setengah jumlah provinsi di Indonesia, dilantik menjadi Presiden dan Wakil Presiden. Untuk dapat mengusulkan , partai politik atau koalisi partai politik harus mendapatkan 25 % suara sah nasional atau 20 % kursi DPR . Apabila tidak ada pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden terpilih, dua pasangan calon yang memperoleh suara terbanyak pertama dan kedua dalam pemilihan umum dipilih oleh rakyat secara langsung dan pasangan yang memperoleh suara rakyat terbanyak dilantik sebagai Presiden dan Wakil Presiden. Pemilu Presiden dan Wakil Presiden 2009 akan diadakan sekitar tanggal 8 Juli 2009.

[sunting] Pemilihan Umum Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah

!Artikel utama untuk bagian ini adalah: Pemilihan Umum Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah

Pemilihan umum kepala daerah dan wakil kepala daerah (pilkada) menjadi bagian dari rezim pemilu sejak 2007. Pilkada pertama di Indonesia adalah Pilkada Kabupaten Kutai Kartanegara pada 1 Juni 2005.

[sunting] Lihat pula

* Daftar partai politik Indonesia
* KPU
* Bawaslu

[sunting] Pranala luar

* (id) Situs web Komisi Pemilihan Umum
* (id) CETRO (Centre fo Electoral Reform)
* (id) Pemilu Indonesia


[tampilkan]
l • d • s
Pemilihan umum di Indonesia
Pemilu Anggota DPR, DPD, dan DPRD 1955 • 1971 • 1977 • 1982 • 1987 • 1992 • 1997 • 1999 • 2004 • 2009
Pemilu Presiden dan Wakil Presiden 2004 • 2009
Pemilu Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah 2005 • 2006 • 2007 • 2008
[tampilkan]
l • d • s
Topik Indonesia
Sejarah Nusantara Prasejarah · Kerajaan Hindu-Buddha · Kerajaan Islam · Era Portugis · Era VOC · Era Belanda · Era Jepang
Sejarah Indonesia Sejarah nama Indonesia · Proklamasi · Masa transisi · Era Orde Lama (Demokrasi Terpimpin · Gerakan 30 September) · Era Orde Baru (Gerakan 1998) · Era reformasi
Geografi Danau & Waduk · Fauna · Flora · Gunung · Gunung berapi · Pegunungan · Pulau · Sungai · Taman nasional · Terumbu karang · Selat
Pemerintahan Administratif · Provinsi · Kabupaten & Kota · Hubungan luar negeri · Kepolisian · Militer · Hukum · Lembaga pemerintahan
Politik Partai politik · Presiden · Wakil Presiden · Kabinet · Pemilu · MPR · DPR · DPD · MA · MK · BPK · Perwakilan di Luar Negeri
Ekonomi Perusahaan · Pariwisata · Transportasi · Pasar modal · Bank · BUMN · BEI
Demografi Suku · Bahasa · Agama · Nama Indonesia
Budaya Arsitektur · Seni · Film · Makanan · Tari · Mitologi · Pendidikan · Sastra · Media · Musik · Hari penting · Olahraga · Busana daerah
Topik lainnya Bandar udara · Tokoh · A - Z · Telekomunikasi · Bunga · Tanda Kehormatan · Kode telepon · Pembangkit listrik · Televisi nasional · Televisi regional
Portal Indonesia
Diperoleh dari "http://id.wikipedia.org/wiki/Pemilihan_umum_di_Indonesia"
Kategori: Pemilihan Umum di Indonesia
Tampilan

* Halaman
* Pembicaraan
* Sunting
* ↑
* Versi terdahulu

Peralatan pribadi

* Masuk log / buat akun

Navigasi

* Halaman Utama
* Perubahan terbaru
* Peristiwa terkini
* Halaman sembarang

Pencarian

Komunitas

* Warung Kopi
* Portal komunitas
* Bantuan

wikipedia

* Perihal Wikipedia
* Pancapilar
* Kebijakan
* Menyumbang

Create a book

* Add wiki page
* Books help

Kotak peralatan

* Pranala balik
* Perubahan terkait
* Halaman istimewa
* Versi cetak
* Pranala permanen
* PDF version
* Kutip artikel ini

Bahasa lain

* English
* Français
* Basa Jawa
* Bahasa Melayu

Powered by MediaWiki
Wikimedia Foundation

* Halaman ini terakhir diubah pada 02:59, 17 Mei 2009.
* Seluruh teks tersedia sesuai dengan Lisensi Dokumentasi Bebas GNU




Senin, 13 April 2009

tab bass A7X seize the day

Song Name: Seize the Day
Artist: Avenged Sevenfold
Album: City of Evil
Bassist: Johnny Christ
Tabbed by: Santee
Tuning: Drop D (DADG)

Introduction 0:13 (Bass Enters with the Piano)
G I----------------------------------------------I
D I----------------------------------------------I
A I-------------------3-3-333-33-----------------I
D I-33-4-5-5-5-555-55------------3-3-2-2-0-0-0-0-I

I see my vision burn, I feel my memories fade with time. But I’m
too young to worry

G I-------------------------------I
D I-------------------------------I
A I------------3-3-333-33---------I
D I-5-5-555-55------------3-3-2-2-I

The Streets we traveled on will undergo our same lost past.

Verse 0:37

G I----------------------I
D I----------------------I x4
A I----------------------I
D I-0-0--5-5--3-3--2-2---I

1. I found you here, now please just stay for a while. I can move
on with you around.
2. I hand you my mortal life but will it be forever?
3. I’d do anything for a smile, holding you till our time is done
4. We both know the day will come but I don’t want to leave you


Pre-Chorus 1:04
G I--------------------------------------------------I
D I--------------------------------------------------I
A I-------------------3-3-333-33-----------------1~~-I
D I-33-4-5-5-5-555-55------------3-3-2-2-0-0-0-0-----I
I see my vision burn, I feel my memories fade with time. But I’m
too young to worry. A melody, a memory, just one picture…

Chorus 1:25
G I-----------------------------------------I
D I-----------------------------------------I
A I----------------3333-1111-3333-5555------I
D I-0000-3333-5555---------------------0000-I

Seize the day or die regretting the time you lost. It’s empty
and cold without you here, too many people to ache over.

Verse 1:39

G I---------------------I
D I---------------------I x4
A I---------------------I
D I-0-0--5-5--3-3--2-2--I

1. Newborn life replacing life, replacing all of us, changing
this fable we live in.
2 We’re no longer needed here so where should we go.
3. Will you take journey tonight, follow me past the walls of death?
4. But girl, what if there’s no eternal life?

Pre-Chorus 2:06
G I-------------------------------------------------------I
D I-------------------------------------------------------I
A I-------------------3-3-333-33-----------------1~~-1/8~-I
D I-33-4-5-5-5-555-55------------3-3-2-2-0-0-0-0----------I

I see my vision burn, I feel my memories fade with time. But I’m
too young to worry. A melody, a memory, just one picture.

Chorus 2:27
G I-----------------------------------------I
D I-----------------------------------------I
A I----------------3333-1111-3333-5555------I
D I-0000-3333-5555---------------------0000-I

Seize the day or die regretting the time you lost. It’s empty
and cold without you here, too many people to ache over.

G I------------------------------------I
D I------------------------------------I
A I----------------3333-1111-3333-5555-I
D I-0000-3333-5555---------------------I

Trials in life, questions of us existing here, don’t wanna die
alone without you here. Please tell me what we have is real.

Guitar Solo 2:50
G I-------------------------------------I
D I-------------------------------------I x3
A I----------33333333-55555555-11111111-I
D I-33333333----------------------------I

A different Verse 3:33
G I-------------------------------------I
D I-------------------------------------I
A I----------33333333-55555555-11111111-I
D I-33333333----------------------------I

So what if I never hold you, or kiss your lips again?

G I--------------------------I
D I--------------------------I
A I----------33333333-1~-1/8-I
D I-33333333-----------------I

I never want to leave you and the memory for us to see. I beg don’t
leave me

Chorus 3:59
G I-----------------------------------------I
D I-----------------------------------------I x2
A I----------------3333-1111-3333-5555------I
D I-0000-3333-5555---------------------0000-I

1. Seize the day or die regretting the time you lost. It’s empty
and cold without you here, too many people to ache over.
2. Trials in life, questions of us existing here, don’t wanna
die alone without you here. Please tell me what we have is real.

Outro 4:30 (Vocal enters during the third time the first riff
is played)
G I-------------------------------------I
D I-------------------------------------I x4
A I-------------------00000000-11111111-I
D I-55555555-33333333-------------------I

Silence, you lost me, no chance for one more day (x2)

G I---------------------I
D I---------------------I x3
A I-----------0000-1111-I
D I-5555-3333-----------I

(Silence, you lost me, no chance for one more day)
I stand here alone, falling away from you, no chance to get back
home (x3)

G I-------------------I
D I-------------------I
A I-----------0000-1~-I
E I-5555-3333---------I

(Silence, you lost me, no chance for one more day)
I stand here alone, falling away from you, no chance to get back home

Senin, 06 April 2009

aBy teA


Saul Hudson (lahir 23 Juli 1965),lebih sering diketahui sebagai Slash sebagai nama panggungnya, adalah seorang gitaris berkebangsaan Amerika-Inggris. Slash adalah mantan lead guitarist Guns N' Roses dan sekarang sebagai lead guitarist Velvet Revolver.

Slash yang identik dengan Gibson Lesaul ini lahir di Hampstead, pinggiran kota London. Ayah Slash berasal dari Inggris, sedangkan ibunya keturununan Amerika-Afrika. Ibu Slash, Ola Hudsons, adalah seorang perancang pakaian yang bekerja untuk David Bowie, dan bapaknya adalah seorang seniman yang menyumbang ansambel hidup bagi musisi terkenal termasuk Neil Young dan Joni Mitchell. Slash dbesarkan di kota Stoke-on-Trent, Staffordshire, sampai ia berumur 11 tahun, saat orang-tuanya memindahkan keluarganya ke Los Angeles, California di pertengahan tahun 1970. Tetapi kemudian orang tua Slash berpisah, dan setelah itu, Slash tinggal bersama ibunya dan David Geffen. Dia diberikan nama panggilan "Slash" oleh teman keluarganya, [[Seymour Cassel]. Saat berumur 16, sebelum ia dikeluarkan dari sekolah Crespi Carmelite, Slash diberikan gitar pertamanya oleh neneknya. Gitar itu hanya mempunyai 1 helai tali (string). Dia menghabiskan setiap harinya untuk berlatih. Akhirnya, fokus seluruhnya dipertaruhkan atas musik dan dia membuat keputusan untuk berhenti sekolah. Di artikel majalah Rolling Stone, katanya:“ My big awakening happened when I was fourteen. I'd been trying to get into this older girl's pants for a while, and she finally let me come over to her house. We hung out, smoked some pot and listened to Aerosmith's Rocks. It hit me like a fucking ton of bricks . I sat there listening to it over and over, and totally blew off this girl. I remember riding my bike back to my grandma's house knowing that my life had changed. Now I identified with something. ”

(Kebangkitan besar saya terjadi ketika saya berumur empat belas tahun. Saya sudah mencoba memasuki celana gadis ini yang lebih tua untuk sesaat, dan dia akhirnya membiarkan saya datang ke rumahnya. Kami berkeluyuran, menghisap beberapa batang dan mendengarkan lagu Aerosmith, Rocks. Itu memukul saya seperti tertimpa satu ton bata. Saya duduk di sana mendengarkannya berulang-ulang kali dan secara total mengesampingkan gadis ini. Saya teringat saat mengendarai sepeda saya kembali ke rumah nenek dimana saat itu saya mengetahui hidup saya telah berubah. Sekarang saya bisa memahami sesuatu.)

Disamping Aerosmith, pengaruh awal Slash termasuk AC/DC, Alice Cooper, Black Sabbath, Jeff Beck, Eric Clapton, Iron Maiden, Rory Gallagher, Jimi Hendrix, David Bowie, Led Zeppelin, Queen, Rolling Stone, Thin Lizzy, Van Halen dan Festival of Weeks. Pada tahun 1983, setelah gagal bergabung dengan Poison bersama teman masa kecilnya, Steven Adler, mereka bersama membentuk Road Crew. Slash menempatkan iklan di sehelai koran untuk bassis, dan setelah itu ia menerima jawaban dari Duff McKagan. Ketika Road Crew bubar, Slash bergabung dengan band lokal, Black Sheep. Diketuai oleh Willie Bass, band ini kemudian saling berbagi seorang agen dengan band lainnya, yang dikenal sebagai Hollywod Rose. Pada 1984, kedua band tersebut membuka untuk band Christian Metal Stryper. Setelah pertunjukan tersebut, Slash dan lead singer Axl Rose diperkenalkan kepada satu sama lain oleh seorang teman. Keduanya dengan cepat menjadi teman, dan setelah beberapa bulan, Slash dan Steven Adler diundang bergabung dengan Axl Rose, Duff McKagan dan Izzy Stradlin sebagai personel band, Guns N Roses.

Apdet (oleh rian adhivira) :Permusuhannya dengan Axl Rose

Perlu diketahui, tanda tanda keretakan dari the most dangerous band in the world dimulai dengan berubahnya haluan musik dari Guns and Roses. Sifat egosentrisme Axl yang berniat untuk lebih banyak memasuk kan unsur prog ke dalam GnR, dari hal tersebut terciptalah trilogi Dont Cry, Estranged, dan mega ballad November Rain juga Coma yang dimasukkan ke Use Your Illusion dual album. Sementara Slash dan Duff lebih menginginkan unsur hard rock glam punk metal seperti formasi original GnR dahulu. Dalam Biografinya, Slash menjelaskan bahwa dia belum pernah berbicara secara langsung dengan Axl semenjak dia meninggalkan GnR di 96 lalu. Meski begitu, menurut saya mereka berdua sebenarnya adalah teman dekat, terbukti dengan dipecatnya Weiland ke STP yang saalah satu penyebabnya selain dari konser glasglow juga karena kritik pedasnya kepada Axl saat mereka perang mulut didepan media. Slash menyebutkan bahwa Weiland tidak punya "hak" untuk mengkritisi Axl karena dia tidaklah mengenalnya. Dalam salah satu konser GnR versi 2005 dimana ada salah seorang penonton yang mengenakan kaos "Where is Slash?" Axl yang melihatnya langsung berkata "Slash is in my ass, fuck head, go home". kisah kedua orang ini menjadi drama klasik yang akan terus kita pantau perkembanganya :P.